Komandan Jenderal Akademi TNI, Letjen TNI Sidharta Wisnu Graha, memberikan pengarahan kepada Taruna dan Kadet yang tergabung dalam Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latsitarda Nusantara ke-46, bertempat di Lapangan Olahraga Yonif 111/Karma Bhakti, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Senin (26/1/2026).
Kegiatan pengarahan tersebut turut dihadiri oleh Rektor Universitas Pertahanan RI, Gubernur Akademi Angkatan dan Akademi Kepolisian, Direktur Pendidikan Akademi TNI, serta para pejabat TNI dan Polri wilayah Aceh Tamiang, sebagai wujud dukungan dan sinergi terhadap pelaksanaan Latsitarda Nusantara ke-46.
Pengarahan ini menjadi momen penting dalam meneguhkan semangat pengabdian, disiplin, dan tanggung jawab para Taruna dan Kadet dalam melaksanakan tugas kemanusiaan di wilayah terdampak bencana. Dalam arahannya, Danjen Akademi TNI menegaskan bahwa kehadiran Taruna dan Kadet di Aceh Tamiang adalah untuk berbhakti kepada bangsa dan negara, dengan dilandasi niat yang tulus dan ikhlas dalam menolong masyarakat pascabencana.
Lebih lanjut, Letjen TNI Sidharta Wisnu Graha menekankan pentingnya pelaksanaan pengabdian yang terintegrasi lintas matra. Integrasi tersebut harus menjadi fondasi persaudaraan di antara Taruna dan Kadet, tanpa sekat institusi, demi tercapainya tujuan bersama dalam membantu pemulihan wilayah.
Pada akhir pengarahan, Danjen Akademi TNI menegaskan agar seluruh Taruna dan Kadet mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam akronim PETARUNG sebagai pedoman sikap dan perilaku selama menjalankan pengabdian di Aceh Tamiang.
Melalui pengarahan ini, diharapkan Taruna dan Kadet semakin mantap dalam melaksanakan setiap tugas pengabdian dengan berlandaskan nilai-nilai PETARUNG, hadir dengan semangat juang, empati, dan dedikasi tinggi untuk mendukung pemulihan wilayah serta membangkitkan harapan masyarakat, sejalan dengan semangat Aceh Tamiang Bangkit.